Cerita de teh manis botol buatan ibu (part1)




Setahun setelah ridan mendapat bantuan sekolah  dan akhirnya pun Ridan naik kelas 4 sd 
terlihat bgtu banyak perubahan di diri ridan  berkat upaya dari pihak sekolah yang menyematkan beberapa program xtra kurikulum seperti ada nya pembagian bidan untuk di urus oleh siswa  seperti contoh ridan mendapat  bagian seksi keamanan di kelas nya   dan dari usaha tersebut  terlihat keberhasilan yang membuat prilaku  siswa yang seakan mengemban tanggung jawab dan membuat siswa berpikir lebih dari biasanya

dan struktur pembagian tugas pun di bagi adil oleh pihak sekolah tergantung dari nilai prestasinya
 
selang waktu berlalu hari hari ridan pun ia lalui sama seperti biasanya sampai akhir ny pada suatu hari sang ibu tidak bisa lagi berjuala serabi di pangkalanya 
dan terpaksa  beliau melanjutkan jualanya tersebut di rumah 
tentu saja dengan hasil yang sangat jaih berbeda dari  masa dulu berjualan di pangkalan   ibarat pendapatan hasil penjualan ibu  hanya 1/2 nya saja dari hasil sebelumnya  

dan otomatis itu berdampak bagi kegiatan sekolah ridan di samping  pembayaran spp  ( biaya sekolah)  yang menjadi kewajiban siswa. 
begitu juga dengan kebutuh alat2 sekolah sepertu buku dan bolpaint. serta uang jajan ridan

dan sejak saat itu  setiap ridan sekolah tak pernah lagi membawa uang bekal uang jajan karena  keuangan keluarga ridan hanya mampu untuk membeli bahan pokok untuk makan saja 

dan dari sinilah kisah teh manis botol buatan ibu   di mulai

sejak saat itu hari hari  ridan sekolah hanya berbekal teh manis botol  dan  
hall itu sampai melekat di namanya  karena setiap hari  membawa bekal teh masin botol  dan kawan kawanya memanggil ridan dengan sebutan si botol  ...

bersambung part 2

Disqus Comments